MENJINAKKAN AYAM HUTAN

Bagaimana cara menjinakkan ayam hutan? Begitulah salah satu pertanyaan dari sekian banyak pertanyaan lain yang sering diajukan para penghobi ayam hutan. Pertanyaan seperti itu biasanya diajukan ke banyak para senior dan master, sebab bagi yang baru pertama memelihara ayam hutan pasti akan kaget ketika melihat tingkat keliaran ayam hutan terutama ayam hutan tangkapan dewasa hutan. Kasus yang sering terjadi adalah, orang main ke pasar hewan lalu melihat ayam hutan yang dijual. Biasanya ayam hutan tangkapan dewasa hutan tidak dipajang di sangkar, tetapi diwadahi karung/bagor. Saat melihat kecantikan ayam hutan dengan bulu yang mengkilat, jengger yang pelangi dll itu, dia merasa tertarik. Apalagi harganya yang cukup murah. ayam tangkapan dewasa ada pada kisaran 150-250 k, bergantung kepintaran penjual dan keberanian calon pembeli menawar harga yang ada. Setelah deal, ayam dibayar dan lalu dibawa pulang. Sampai di rumah langsung dimasukkan sangkar. Entanh sangkar burung atau bisa juga sangkar ayam jago (box dari bambu). Apa yang kemudian terjadi? Tak butuh lama, setelah ayam keluar dari karung dan sebentar tenang di dalam box bahkan belum sempat makan tiba-tiba ayam seperti kerasukan syetan jian alas priprayangan. Bengak-bengok sambil loncat-loncat membenturkan kepalanya ke atap kandang. Pemiliknya kaget tentu saja. Mau ditangkap takut, dibiarkan saja akan luka berat. entah apapun yang kemudian dilakukan pemilik barunya, hampir bisa dipastikan ayam akan mati setelah luka parah dan tak mau makan. Begitulah ayam hutan jaringan dewasa hutan yang biasa beredar di pasar.

(lebih…)

Continue Reading MENJINAKKAN AYAM HUTAN

MERAWAT AYAM HUTAN YANG SAKIT

Jika Anda belum lama memelihara dan merawat ayam hutan lalu tiba-tiba ayam hutan Anda kliatan lesu dan terindikasi sakit, saya yakin Anda kebingugan. Betul? Jelas betul dong, secara saya sudah kaya akan pengalaman. haha..

Tapi tenang, karena hampir semua penghobi pasti pernah mengalami hal yang demikian. Tidak hanya pernah, tapi bisa jadi sudah bolak-balik berulangkali. Bagi mereka para penghobi, tentu berkeinginan ayam hutan yang dirawatnya senantiasa sehat sentosa tanpa kendala suatu apa. Maka ketika melihat ayam hutan piaraannya sakit, segala upaya akan ditempuhnya. Bagi yang pernah lama bermain di dunia ayam petarung misal, hampir bisa dipastikan akan memberi perlakuan yang sama kepada ayam hutan yang sakit seperti halnya mereka merawat ayam petarung. Padahal beda, bahkan jauh beda. Ayam hutan tak seperti jenis ayam lainnya sehingga cara penanganan ketika sakit pun seharusnya tidak sama. Ayam petarung dewasa misalnya, ketika sakit langsung bisa kita pegang lalu inject suntik obat yang sesuai indikasi penyakitnya. Jika tidak mau makan, ayam petarung langsung bisa dipegang lalu diloloh agar tembolok ada isinya. Nah, ayam hutan tidakbisa dikasih perlakuan yang sama. Misal ayam sakit, kelihatan lesu lalu kita pegang. Baru dipegang saja, itu sudah menambah beban sakitnya. Karena apa? Pada dasarnya ayam hutan adalah satwa liar. Dia terbiasa melindungi diri dari pemangsa yang dianggapnya brbahaya. Cara melindungi dirinya adalah dengan terbang atau berlari sekuat tenaga. Tetapi karena keadaannya sakit, dia tak punya tenaga. Keinginan untuk lari itu sangat kuat, tetapi untuk berjalan saja dia sempoyongan. Maka beban kejiwaan semakin besar. Stressnya bertambah, ini menyebabkan sakitnya semakin parah.

(lebih…)

Continue Reading MERAWAT AYAM HUTAN YANG SAKIT

HARGA AYAM HUTAN

Melanjutkan tulisan yang kemarin tentang harga ayam hutan. Barangkali Anda sudah tak sabar untuk tahu, “Sebenarnya berapa standart harga Ayam Hutan? Baiklah, sabar sebentar Kawan. Nanti di akhir tulisan ini akan saya sampaikan semuanya. Namun sebelum itu ada baiknya Anda tahu dulu beberapa hal yang terkait dengan perayamhutanan agar tidak tertipu dan menyesal di kemudian hari.

(lebih…)

Continue Reading HARGA AYAM HUTAN

HARGA AYAM HUTAN

Berapa sih sebenarnya harga Ayam Hutan Hijau (Green Jungle Fowl) yang umum di pasaran? Bagi yang sudah lama bermain ayam hutan tentunya paham betul berapa harga pada umumnya, namun bagi mereka para pendatang baru di dunia hobby ayam hutan belum tentu tahu. Ketidaktahuan harga pasaran inilah yag kemudian sering disalahgunakan oleh para penipu untuk mencari keuntungan dengan cara yang tidak benar. Penipuan dalam hal jual-beli ayam hutan bahkan tidak hanya terjadi di dunia maya (online) tetapi juga di dunia nyata (offline). Bagaimana hal itu bisa terjadi? Ada beberapa sebab dan berikut akan sedikit akan kita jelaskan.

(lebih…)

Continue Reading HARGA AYAM HUTAN

AYAM HUTAN TANGKAPAN

Di media sosial facebook kembali ribut masalah jual-beli ayam hutan tangkapan dewasa hutan. Seperti biasa, keributan muncul dipicu oleh status seorang pengguna facebook yang menyoal banyaknya group yang menggunakan nama “Pelestari” namun membiarkan anggotanya melakukan transaksi jual-beli ayam hutan tangkapan dewasa fresh hutan. Memang masuk akal, sebab bagaimana bisa sebuah group pelestari namun isinya sebatas jual-beli dan bahkan kebanyakan yang dijual adalah ayam hutan hasil tangkapan dewasa hutan. Jika ini dibiarkan terus menerus, tidak menutup kemungkinan ayam hutan akan segera habis dari habitat aslinya di lokasi/daerah tertentu.

(lebih…)

Continue Reading AYAM HUTAN TANGKAPAN

TELOR AHH: Bolehkah Diambil?

Perdebatan antara 2 kubu yang menyoal tentang kelestarian ayam hutan di habitat aslinya hingga sekarang masih saja seru dan seakan tak akan pernah berakhir. Meski sudah berulangkali dibahas di media sosial dengan perdebatan yang maha seru dan menegangkan, namun persoalan ini seakan tak mau untuk diakhiri. Satu orang paham, muncul pendatang baru yang hadir dengan semangat membara seakan baru saja membaca “AKU” karya Chairil Anwar. Melihat postingan ayam hutan yang mati bersebelahan dengan sebiji senapan angin atau postingan berupa telor ayam hutan asli dari kebon mereka langsung merespon dengan sepeuh semangat yang begitu membara. “Lestarikan Ayam Hutan di habitat asliya!” begitu kira-kira teriakan keras yang keluar dari lubuk hati terdalamnya. Patut diapresiasi, namun semangat mudanya masih perlu kita arahkan untuk termungkinkan lebih terkendali. Khawatirnya justru salah arah menjadi perdebatan yang berujung pada permusuhan yang tak berkesudahan. Sungguh dibutuhkan sebuah kearifan yang muncul dari ketuaan paham.

(lebih…)

Continue Reading TELOR AHH: Bolehkah Diambil?

Habitat Ayam Hutan ( the Jungle Fowl Habitat )

Ditilik dari namanya saja, kita sudah akan bisa menebak bahwa ayam hutan tinggalnya ya di hutan. Benarkah?

Benar! Benar sekali bahwa ayam hutan mestinya ya tinggal di hutan. Yang kemudian jadi pertanyaan selanjutnya, “Hutan yang mana?” Baik, sebelum kita bahas lebih jauh, saya akan membatasi tulisan ini pada AHH (Ayam Hutan Hijau/Green Jungle Fowl/gallus Variu) dan AHM (Ayam Hutan Merah/Red Jungle Fowl/Gallus gallus).

Seperti sering saya sampaikan, bahwa Ayam Hutan Hijau (Green Jungle Fowl) pada awalnya hanya ada atau tersebar di Pulau Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Flores dan Sumatra bagian selatan. Tetapi yang di Sumatra sepertinya sudah tidak ada sama sekali sekarang ini. Mungkin karena populasinya yang hanya sedikit maka kalah bersaing dengan satwa lainnya atau entah sebab apa. Sebab nyatanya hingga sekarang belum pernah ada laporan dari anggota APAHI yang melaporkan keberadaan AHH di sana, di habitat aslinya. Ada banyak sebab satu jenis satwa hilang dari habitat aslinya. Jika memungkinkan, lain waktu hal ini akan kita bahas.

(lebih…)

Continue Reading Habitat Ayam Hutan ( the Jungle Fowl Habitat )

AYAM HUTAN (Jungle Fowl)

Menurut berbagai literature, hingga saat ini terdapat 4 spesies ayam hutan yang semuanya hanya tersebar di Asia. Keempat jenis ayam hutan tersebut adalah:

  1. Ayam hutan merah/Red Junglefowl (Gallus gallus)
  2. Ayam hutan abu-abu/Grey Junglefowl (Gallus sonnerati)
  3. Ayam hutan Srilangka/Ceylon Junglefowl (Gallus lafayetii)
  4. Ayam hutan hijau/Green Junglefowl (Gallus varius)
(lebih…)

Continue Reading AYAM HUTAN (Jungle Fowl)