Posted on Leave a comment

MAKANAN AYAM HUTAN

Apakah makanan yang cocok untuk ayam hutan?

Pertanyaan semacam itu sering muncul dari teman-teman yang baru mengenal ayam hutan. Jika itu ditanyakan di group fb maupun WA APAHI Regional, biasanya akan dijawab dengan candaan oleh beberapa teman yang sudah bergabung terlebih dahulu. Misalnya, “Kasih nasi pecel”, “Sego jangan (nasi sayur)enak cocok”, “Lontong lengkap dengan sate wedus” dan lain-lain. Menjengkelkan bukan? Iya, menjengkelkan memang, jika kita tanggapi engan srius. Dan memang begitulah, banyak rekan APAHI yang senang guyon dengan harapan akan lebih mengakrabkan. Tetapi ada juga yang menjawab dengan serius, memberitahu makanan apa yang cocok untuk ayam utan. Ada juga yang justru balik bertanya, “Ayam hutan tangkapan atau piaraan dari kecil?” atau dengan pertanyaan lain, “Dari pemilik pertama biasa dikasih pakan apa?” dan lain-lain tanggapan yang lucu-lucu.

Exif_JPEG_420

Ayam hutan adalah alam liar yang aslinya terbiasa hidup di hutan atau perkebunan rimbun yang ada di sekitar manusia. Karena hidup di alam, maka makan yang didapat pun segala sesuatu yang sudah disediakan oleh alam. Bisa umbi-umbian, biji-bijian, pucuk daun muda atau serangga (Belalang, jangkrik, ulat). Itu semua tersedia di habitat asli ayam hutan.

Lalu bagaimana dengan ayam yang kita kandang? Apakah makanan yang disediakan harus sama dengan yang ada di alam dan tiak bisa diganti pakan pabrikan/voer? Baik, besok kita lanjut di tulisan berikutnya ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *