AYAM HUTAN TANGKAPAN

Di media sosial facebook kembali ribut masalah jual-beli ayam hutan tangkapan dewasa hutan. Seperti biasa, keributan muncul dipicu oleh status seorang pengguna facebook yang menyoal banyaknya group yang menggunakan nama “Pelestari” namun membiarkan anggotanya melakukan transaksi jual-beli ayam hutan tangkapan dewasa fresh hutan. Memang masuk akal, sebab bagaimana bisa sebuah group pelestari namun isinya sebatas jual-beli dan bahkan kebanyakan yang dijual adalah ayam hutan hasil tangkapan dewasa hutan. Jika ini dibiarkan terus menerus, tidak menutup kemungkinan ayam hutan akan segera habis dari habitat aslinya di lokasi/daerah tertentu.

(lebih…)

Continue Reading AYAM HUTAN TANGKAPAN

TELOR AHH: Bolehkah Diambil?

Perdebatan antara 2 kubu yang menyoal tentang kelestarian ayam hutan di habitat aslinya hingga sekarang masih saja seru dan seakan tak akan pernah berakhir. Meski sudah berulangkali dibahas di media sosial dengan perdebatan yang maha seru dan menegangkan, namun persoalan ini seakan tak mau untuk diakhiri. Satu orang paham, muncul pendatang baru yang hadir dengan semangat membara seakan baru saja membaca “AKU” karya Chairil Anwar. Melihat postingan ayam hutan yang mati bersebelahan dengan sebiji senapan angin atau postingan berupa telor ayam hutan asli dari kebon mereka langsung merespon dengan sepeuh semangat yang begitu membara. “Lestarikan Ayam Hutan di habitat asliya!” begitu kira-kira teriakan keras yang keluar dari lubuk hati terdalamnya. Patut diapresiasi, namun semangat mudanya masih perlu kita arahkan untuk termungkinkan lebih terkendali. Khawatirnya justru salah arah menjadi perdebatan yang berujung pada permusuhan yang tak berkesudahan. Sungguh dibutuhkan sebuah kearifan yang muncul dari ketuaan paham.

(lebih…)

Continue Reading TELOR AHH: Bolehkah Diambil?