Cara Menggunakan Gergaji Tangan

  1. Pada saat mendorong gergaji, gigi gergaji menyayat kayu harus dilakukan dengan tenang dan beraturan. Dalam hal ini, saat menariknya dapat dilakukan lebih cepat dan pada saat mendorong tekanlah sedikit pada kayunya.
  2. Sebelum mulai melaksanakan penggergajian lukislah garis batas dimana tempat gerigi gergaji akan memotong.
  3. Jepit kayu pekerjaan pada bangku kerja apabila menggergaji kayu-kayu yang berukuran kecil.
  4. Pada awal penggergajian, tempatkan daun gergaji di sisi kanan tepat letaknya pada tempat yang dimaksud. Kemudian daun gergaji membentuk sudut 45 derajat terhadap permukaan kayu pekerjaan.
  5. Tariklah daun gergaji ke belakang sehingga menggores kirakira sedalam 3 mm pada sisi muka kayu pekerjaan.
  6. potonglah kayu pekerjaan dengan mendorong dan menarik daun gergaji berulang kali.
  7. Perhatikan dan periksalah bahwa bidang daun gergaji harus selalu tegak pada permukaan kayu.
  8. Pada akhir pemotongan, peganglah ujung yang terpotong supaya kayunya jangan robek (pecah-pecah).
(lebih…)

Continue Reading Cara Menggunakan Gergaji Tangan

Jenis-jenis Gergaji

  1. Gergaji Tangan (Hand Saw)

Daun gergaji tangan dibuat dari semacam baja tipis berkualitas baik dan cukup kaku, mengingat gerak dorong dalam menggergaji dan disamping itu mempunyai daya pegas agar tidak dapat menjadi bengkok. Selain berkualitas baik dan memiliki kelenturan (daya pegas), daun gergaji tidak boleh terlalu tebal.

Panjang gergaji tangan yang ada di pasaran berkisar antara 10″ – 30″ atau 25cm-75cm. Untuk mengetahui kualitas gergaji tangan yang baikharus dipergunakan suara nyaring yang terjadi jika dipukul dengan sepotong besi sambil dipegang tangkai pemegangnya. Lalu untuk menguji gaya pegas pada daun gergaji, bisa dilakukan dengan memegang kedua ujungnya lalu dilengkungkan kirakira hingga 90 derajat lalu lepaskan, daun gergaji harus kembali dalam keadaan lurus.

(lebih…)

Continue Reading Jenis-jenis Gergaji